Balik ke judul cerita. Jauh sebelum Dilan menjadi orang yang dipuja-puja. Indonesia sempat memiliki tokoh-tokoh idola lainya. Pada era yang berbeda dan zaman yang berbeda. Dimulai dengan "Catatan Si Boy". Film yang pertama rilis pada tahun 1987 dan bersekuel hingga beberapa kali ini menjadi idola baru remaja era 80an, khususnya remaja Ibukota dan sekitarnya, bagaimana tidak. Boy yang mencerminkan anak pengusaha kaya raya, rajin solat, ganteng, digilai banyak wanita, sekolah di Amerika Serikat menjadi sosok yang amat sangat disembah-sembah hampir seluruh wanita pada era itu. Apalagi dengan adanya satu stasiun televisi (TVRI), beberapa radio dan koran harian saja pada era itu. Apapun yang diberitakan akan menjamur cepat bagaikan lumut ijo di trotoar-trotoar sepanjang jalan kota Bogor.
Onky Alexander dan Merliam Berlina melesat nyaris tanpa ada pesaing berarti pada waktu itu, di film ini pun Alm Didi Petet menjadi sangat terkenal berkat peranya sebagai Emon dengan karakter gemulai kebanci-bancian yang memiliki ciri khas dengan memanggil nama " Mas Boy" di setiap adegan, maka jadilah Si Boy mahabintang yang mungkin jasanya tidak akan terlupakan mengisi masa-masa indah remaja 80an yang saat ini sudah berusia sama seperti kedua orang tua kita.
Kedua adalah Lupus karya Hilman Ariwijaya, novel yang laku keras di akhir 80an ini pertama terbit pada tahun 1986 dengan judul " Kejarlah Daku Kau Kujitak". saking laku kerasnya novel ini tahun berikutnya tepatnya 1987 dibuatkan film oleh sutradara Achiel Nasrun. Ada beberapa faktor Lupus begitu disukai oleh para pembaca dan penggemarnya begitu lama dari akhir 80an hingga masuk ke periode 90an awal. Karakter Lupus sangat berbeda dengan Boy, Lupus sendiri mencerminkan karakter yang sederhana, jail, ayah yang meninggal pada saat dia masih sangat muda, selalu membantu ibunya, bersekolah di SMA Merah Putih, memiliki teman sejati bernama Boim dan Gusur serta hal yang selalu identik denganya, yakni mengunyah perman karet. ( mungkin karakter ini lebih disukai remaja karna lebih masuk akal untuk kehidupan sehari-hari ketimbang Boy, yang nyaris kecil ditemukan pada era yang itu ).
Selain meledak di film Lupus juga memiliki belasan edisi novel. mungkin ini penyebab pertama Lupus bisa bertahan lebih lama ketimbang Onky Alexander bersama Catatan Si Boy nya.
Ryan Hidayat. pelaku utama karakter ini lebih mengena di kalangan kaum urban Ibukota. Filmnya bumming, novelnya selalu dicetak ulang dan karakter yang semua pria bisa melakukannya ( Tidak perlu kaya raya).
![]() |
Masuk ke era millenium atau tepatnya setelah Reformasi ( Lengsernya presiden diktator yang telah berkuasa selama lebih dari 30 tahun. Bapak Haji Muhamad Soeharto). Remaja indonesia memiliki idola baru yang lebih fress. Rangga dari dari film " Ada Apa Dengan Cinta" atau sering disingkat AADC mewakili generasi 2000an. Bersama film " Pertualangan Sherina". Kedua film ini sukses membangkitkan industri film yang sempat meredup beberapa tahun akibat krisis moneter yang melanda negeri ini. lewat AADC juga tren idola remaja kembali populer di khalayak generasi muda.
Tokoh yang identik dengan karakter yang tidak banyak bicara, pintar, tatapan mata tajam serta angkuh namun sebenarnya lembut hati ini sukses diperankan oleh Nikholas Saputra yang berpasangan dengan Dian Sastrowardoyo yang memerankan karakter Cinta. maka jadilah pasangan ini bagai "Romeo dan Juliet" nya Indonesia pada era tersebut.
Angka penonton yang jutaan, idola baru bagi remaja, film yang membangkitakn industri sinema dan original soundtrack yang sempurna digarap oleh dua musisi handal Melly Goeslaw dan Anto Hoed menjadikan Rangga dan AADC pantas masuk ke dalam daftar " Peristiwa yang mengubah budaya populer Indonesia". Tak heran jika beberapa tahun berikutnya film AADC Kembali dibuat sekuel keduanya. Sedikit tambahan, film ini juga membuat daerah Kwitang ( Pasar Buku Bekas ) menjadi terkenal se-Indonesia karna beberapa adegan mengambil shoot di tempat itu,
Terakhir adalah tokoh yang saat ini sedang amat sangat dipuja-puja remaja khususnya kaum hawa, yakni Dilan yang diangkat dari novel laris "Dilan 1990" karya presiden " The Panas Dalam" Pidi Baiq. Dari ketiga tokoh yang gue sebutkan di atas mungkin ini yang betu;-betul gue rasakan pengaruhnya. Ada beberapa penyebab diantaranya : Novel ini yang gue baca hingga tamat tiga sekuel sekaligus berturut-turut. Cerita novel ini bisa sangat gue rasakan karna diangkat dari kisah nyata. dan yang paling penting, Gue sudah bertemu sang penulis dan meminta tanda tangan langsung.
Dilan menceritakan seorang remaja kelas 2 SMA di salah satu sekolah negeri di daerah Bandung, memiliki ayah tentara dan ibu kepala sekolah, hobi membaca dan membuat puisi, suka musik dan sering ngeband sekaligus panglima geng motor ternama di kota Bandung. Banyak issu beredar cerita Dilan adalah pengalaman pribadi dari sang penulis, ada beberapa hal sama yang memang sangat mirip antara Dilan dan sang penulis. sama-sama mantan geng motor, remaja era 90an, hobi membuat puisi dan ngeband, bersekolah di kampus terpandang di kota Bandung. walaupun sampai saat ini Ayah. sapaan akrab Pidi Baiq enggan membocorkan siapa sosok Dilan sesungguhnya.
Ketika pertama gue tau bahwa Dilan akan dibuatkan film, gue langsung berpikir, "Ini bakalan maenstreem banget nantinya". Dan prediksi gue pun benar terjadi. Dilan yang awalnya hanya dikenal dikalangan pecinta novel atau komunitas literasi saja, mendadak melesat naik tanpa batas ditambah dengan diumumkannya sosok Iqbal Ramadhan yang akan memerankan Dilan yang menemani Vanesha Prescilla yang lebih dulu mendapatkan mandat memerankan sosok Milea (Pacar Dilan).
Semoga saja film Dilan nanti tidak mengecewakan para khalayak khususnya pecinta novel yang sudah menyukai sosok ini lebih dulu.
Boy, Lupus, Rangga sampai Dilan adalah tokoh yang mencerminkan zamannya masing-masing. Karakter yang berbeda-beda, kisah yang berbeda-beda dan tentunya penggemar yang berbeda-beda. Suatu budaya populer yang tidak akan bisa ditolak dan kita tentunya akan menjadi saksi tokoh-tokoh idola remaja yang akan hadir di era berikutnya.




Depo Pulsa 25rb Dan Bonus Chip Gratis Menang Bermain Dragon Tiger
BalasHapus